Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)
- Get link
- X
- Other Apps
Pengertian KIM
Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010.
Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM ) atau kelompok sejenis lainnya adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.
Dasar Hukum
PP No. 38 Tahun 2007
Tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahan daerah provinsi, dan pemerintahan Daerah kabupaten/kota.
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 17 Tahun 2009
Tentang Diseminasi informasi nasional oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, tanggal 17 Maret 2009
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No. 08/PER/M.KOMINFO/6/2010
Tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010.
VISI DAN MISI KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT ( KIM )
Visi KIM
Terwujudnya KIM yang inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera.
Misi KIM
- Mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri sebagai wahana informasi dalam masyarakat;
- Meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar pemerintah dengan masyarkat dan antar golongan masyarakat;
- Meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi informasi dan mengatasi kesenjangan informasi;
- Mengembangkan aktivitas KIM dalam mendayagunakan informasi guna meningkatkan nilai tambah masyarakat;
- Meningkatkan aktivitas KIM dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat.
- Sebagai Wahana Informasi
- Antar Anggota KIM secara Horisontal
1. Dari KIM ke Pemerintah Kota / kabupaten secara Bottom-up
Para anggota masyarakat yang jadi anggota KIM dapat memberikan saran-saran kepada Pemerintah, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kota tentang apa yang harus dibangun pembangunannya sehingga sangat sesuai dengan kebutuhan setempat. Anggota KIM menjadi perencana dan pelaksana bagi pembangunan lokal. Asas pemberdayaan ini sangat sesuai dengan pendekatan pembangunan komunitas
2. Dari Pemerintah Kota / kabupaten kepada masyarakat secara Top-down
Anggota KIM menjadi agen pembangunan yang menyebarluaskan gagasan pembangunan nasional ke tingkat lokal.
1. Sebagai Mitra Dialog dengan Pemerintah, Pemerintah Propinsi, dan Pemerintah Kota / kabupaten dalam merumuskan Kebijakan Publik.
Dengan KIM yang mengetahui kebutuhan publik dan karakteristiknya, Pemerintah baik Pusat maupun Pemerintah Kota / kabupaten dalam merumuskan kebijakan public dapat menjadikan KIM sebagai mitra dialog. Selain itu KIM dapat berfungsi sebagai mitra dialog dalam mendukung pelaksanaan semua kebijakan public dan memonitoring pelaksanaannya
2. Sebagai Peningkatan Literasi Masyarakat di Bidang Informasi dan Media Masa serta Teknologi Informasi dan Komunikasi di kalangan anggota KIM dan Masyarakat.
- Fungi untuk meningkatkan literasi di Bidang Informasi, yaitu bagaimana agar memandang bahwa upaya memperoleh informasi sebagai kebutuhan hidup dan sudah terbiasa mencari informasi dari berbagai sumber;
- Fungsi sebagai literasi Media Massa, merupakan kemampuan menggunakan media massa secara cerdas dan sehat dan mampu mendayagunakannya dalam kehidupan masyarakat;
- Fungsi literasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, ialah kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi, seperti computer dan internet untuk kepentingan mengakses informasi atau untuk mendayagunakan sebagai jasi dan produk teknologi informasi dan komunikasi.
3. Sebagai Lembaga yang Memiliki Nilai Ekonomi
- Melalui informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, KIM dapat menerapkannya dalam berbagai aktivitas perdagangan, pertanian, industry dan menghasilkan tambahan pendapatan dari aktivitas tersebut;
- Melalui informasi yang diperoleh dari berbagai media dan sumber lainnya, masyarakat dapat memperoleh informasi peluang-peluang usaha, permintaan pasar mengenai berbagai produk dan jasa, kemudian KIM dapat melakukan transaksi bisnis, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai tambah ekonomi;
- Informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dikemas sedemikian rupa dalam bentuk bahan informasi (buku, bulletin, bahan audio visual) yang dapat dijual kepada pihal lain yang membutuhkan. Jadi informasi itu sendiri setelah dikemas, akan bias mendatangkan Nilai Ekonomi.
(wartakombangilan, AK, Dari berbagai sumber)
Share
- Get link
- X
- Other Apps
Popular posts from this blog
Berbagi Adalah Bentuk Terbaik Mensyukuri Apa Yang Telah Kita Dapatkan
Reporter : Lukman | Editor : Ali Pasuruan, WartakomBangilan - Dengan berbagi, kita bisa meningkatkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama. Demikian seperti yang dilakukan Warga RW. 002 Kelurahan Bangilan pada Senin (25/04/2022). Tepat didepan kelurahan Bangilan, mereka bagi-bagi takjil yang adalah swadaya dari warga RW. 002. Baca juga : Kerja Bhakti Serentak Warga Kelurahan Bangilan Mereka membagikan 100 paket takjil yang berisi nasi bungkus, roti, kurma dan air mineral. Tepat jam 16:45 mereka mulai membagikan takjil kepada setiap orang yang melintasi jalan didepan Kelurahan Bangilan. Giat bagi-bagi takjil selesai pada jam 17:00. Baca juga : Buka Bersama Warga RW. 003 Kelurahan Bangilan Empati sosial adalah skill. Artinya, ia harus diasah agar bisa muncul dan perlu membiasakan diri untuk berbagi. Tidak muncul secara tiba-tiba bahkan empati juga dibentuk dari kebiasaan atau tanaman nilai di masa kecil. Dengan berempati, insya Allah dorongan kita untuk berbagi juga aka...
Dinsos Kota Pasuruan Salurkan Bansos kepada Warga Terdampak Covid-19
Pasuruan, WARTAKOMBANGILAN - Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial tunai yang berasal dari APBD Kota Pasuruan kepada warga Kota Pasuruan, yang dilakukan serentak di 34 kelurahan di Kota Pasuruan. Baca juga : Pertemuan Forum Pemangku Kepentingan Diskominfotik Kota Pasuruan Pagi ini, Rabu (1/04/2022) Lurah Bangilan, Makhmud, SE tampak meninjau langsung penyaluran Bansos yang dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Bangilan , yang berlangsung dengan tertib dan tetap patuh protokol kesehatan. Baca juga : Dari Senam Caring hingga Bank Sampah Nominal Rp 800 ribu diterima oleh setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang adalah warga terdapak Covid-19. Apalagi menjelang lebaran, yang seringkali diikuti dengan naiknya harga bahan pokok, pemberian bansos ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka. (Ais/Ali)
Bangilan Car Free Day 2
WartakomBangilan, Pasuruan - Sepanjang jalan Dewi Sartika Bangilan pagi itu, Minggu (4/12) kembali semarak. Pasalnya Karang Taruna Remaja Bangilan Raya atau akrab disebut Rembara kembali menggelar Car Free Day yang kedua kalinya setelah giat yang sama terlaksana beberapa minggu sebelumnya. Bangilan Car Free Day ini, selain bentuk peran serta warga Bangilan untuk turut menjaga lingkungan, juga menjadi ajang bagi warga untuk berekspresi. "Alhamdulillah warga menyambut antusias event ini. Dimulai dengan senam pagi bersama hingga bazaar UMKM. Untuk UMKM saja yang mendaftar mencapai 40 lebih. Kami akan terus mengusahakan kedepannya agar event ini dapat semakin memberikan manfaat terutama bagi warga Bangilan, selain dapat memutar roda ekonomi warga, juga dapat menjadi wadah sosialisasi program pemerintah untuk masyarakat dan edukasi," kata Khafid, Ketua Karang Taruna Rembara. Baca juga : Meriah, Warga Kelurahan Bangilan Peringati Tahun Baru Islam "Kami akan berikan ke...
Comments
Post a Comment